Club Prolanis "Srikandi" Kambeng Edukasi Warga tentang Kegawatdaruratan Hipertensi
- Oct 10, 2025
- admindesa
Kambeng, 10 Oktober 2025 — Sebanyak 30 warga Desa Kambeng yang memiliki riwayat penyakit kronis seperti hipertensi dan stroke berkumpul dalam kegiatan rutin Club Prolanis (Program Pengelolaan Penyakit Kronis) Kambeng "Srikandi" hari ini. Bertempat di Balai Desa Kambeng, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan peserta dalam mengelola penyakit mereka sehari-hari.
Acara pagi itu diawali dengan semangat kebersamaan melalui senam bersama yang diikuti antusias oleh seluruh peserta. Senam ini menjadi pemanasan yang menyenangkan sekaligus sesi olahraga ringan yang penting bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah.
Inti dari pertemuan kali ini adalah penyuluhan dengan materi krusial: "Waspadai Kegawatdaruratan Hipertensi." Materi ini disampaikan langsung oleh Galih Suryaningsih, Bidan Desa Kambeng, yang dikenal sangat peduli dengan kesehatan masyarakat.
Dalam paparannya, Galih Suryaningsih menjelaskan secara rinci tanda-tanda bahaya yang mengindikasikan tekanan darah melonjak drastis dan berpotensi menyebabkan komplikasi serius, seperti kerusakan organ atau bahkan serangan stroke berulang. Beliau menekankan pentingnya pengukuran tekanan darah secara rutin, kepatuhan minum obat, dan langkah-langkah pertolongan pertama yang harus dilakukan jika terjadi gejala seperti nyeri kepala hebat, pandangan kabur, atau sesak napas.
"Hipertensi dijuluki 'pembunuh senyap.' Melalui Prolanis Srikandi ini, kita harus bersama-sama memastikan bahwa para peserta tidak hanya minum obat, tapi juga tahu persis kapan harus segera mencari pertolongan medis. Pengetahuan tentang kegawatdaruratan hipertensi ini adalah kunci untuk menyelamatkan nyawa," ujar Galih Suryaningsih di sela-sela sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif.
Kegiatan Club Prolanis "Srikandi" Kambeng ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi wadah edukasi serta dukungan sosial yang kuat bagi warga untuk hidup lebih sehat dan berkualitas, meskipun dengan riwayat penyakit kronis.