Nostalgia di Roda DAMRI: Hanya Rp 28.500, Anggota KIM Adiguna Hestamma Temukan Jejak Rute Bungkal-Kambeng di Perjalanan ke Klayar

  • Nov 28, 2025
  • admindesa

Perjalanan antarkota kini semakin mudah dan terjangkau, salah satunya berkat layanan Perum DAMRI. Pengalaman menarik ini dialami oleh salah satu anggota Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Adiguna Hestamma, yang baru-baru ini mencoba rute vital Stasiun Madiun menuju Pantai Klayar di Pacitan.

Dengan menggunakan armada mobil tipe Hiace yang nyaman dan berkapasitas terbatas, perjalanan tersebut menawarkan kenyamanan maksimal. Hal yang paling mengejutkan adalah tarifnya yang sangat terjangkau, hanya Rp 28.500,- untuk perjalanan jauh yang menghubungkan pusat kota Madiun dengan destinasi wisata unggulan Pacitan.

Kisah Sang Sopir: Dari Kambeng ke Klayar

Namun, daya tarik utama perjalanan ini bukan hanya pada kenyamanan dan harga yang ekonomis, melainkan pada kisah sopir yang bertugas. Dalam perbincangan santai, sang sopir berbagi cerita yang membangkitkan nostalgia rute transportasi lokal.

Ternyata, sebelum mengemudikan Hiace DAMRI di rute regional yang efisien ini, ia adalah sopir bus yang pernah melayani rute lokal yang kini sudah punah: Pasar Somoroto – Pasar Bungkal via Kambeng. Rute yang melalui Desa Kambeng itu menjadi denyut nadi transportasi bagi warga desa bertahun-tahun lamanya, tetapi terpaksa ditutup seiring perubahan zaman dan munculnya moda transportasi pribadi.

Pengalaman ini menyoroti bagaimana layanan transportasi umum telah berevolusi. Sopir yang dulunya piawai menaklukkan rute-rute desa yang sempit dan bersahaja (seperti via Kambeng), kini menjadi bagian dari sistem transportasi regional modern yang menghubungkan simpul-simpul penting di Jawa Timur.

Tarif yang hanya Rp 28.500,- ini membuktikan komitmen pemerintah dalam menyediakan layanan transportasi yang merakyat, sekaligus membawa kisah-kisah lama dari jalanan yang kini tinggal kenangan.