SOSIALISASI PERAWATAN KESEHATAN GIGI ANAK oleh Drg. Febrianti Nuraisyah.
- Sep 18, 2025
- admindesa
KAMBENG, (16-09-25) - Sosialisasi Cara membersihkan gigi untuk anak yang belum memiliki gigi dan yang sudah memiliki gigi dari Puskesmas Nailan di Desa Kambeng, Kecamatan Slahung hari ini Selasa, 16 September 2025.
Hal ini bertujuan untuk edukasi dan promotif kesehatan gigi sejak dini, meliputi cara menyikat gigi yang benar, penggunaan pasta gigi berfluoride, pentingnya kebersihan mulut, serta pola makan sehat yang tidak banyak mengandung gula dan lengket. Kegiatan ini umumnya dilakukan melalui penyuluhan, pemeriksaan gigi sederhana, dan perawatan gigi dasar di posyandu atau sekolah, agar orang tua lebih mudah mengakses layanan dan meningkatkan kesadaran tentang kesehatan gigi anak.
Kepala Puskesmas Nailan bersama Tim melaksanakan Sosialisasi Cara membersihkan gigi untuk anak yang belum memiliki gigi dan yang sudah memiliki gigi tentu memiliki tujuan untuk tumbuh kembang anak khususnya di Desa Kambeng
Merawat dan menjaga kebersihan gigi perlu diajarkan kepada anak sejak dini. Bahkan seharusnya sudah dimulai sebelum anak tumbuh gigi.
Kepala Puskesmas Nailan
Drg. Febrianti Nuraisyah mengatakan, hal tersebut perlu dilakukan demi menjaga agar gigi anak tidak mengalami masalah seperti gigi berlubang di kemudian hari.
“Perawatan mulut anak perlu diperhatikan sedini mungkin, bahkan sebelum gigi pertama muncul sekali pun,” kata Febrianti.
Anak yang belum memiliki gigi, tentu belum bisa diberikan sikat gigi dan pasta gigi.
Namun, Drg. Febrianti Nuraisyah berpendapat, orangtua sudah bisa membiasakan anak untuk “menyikat gigi” dengan cara memasukkan kain kasa atau silikon ke mulutnya sebagai transisi ke sikat gigi halus.
“Bisa juga dibantu dengan komunikasi verbal, seperti mengatakan ‘nanti kalau sudah tumbuh gigi, Mama bersihkan giginya seperti ini ya,’ kepada anak,” tuturnya.
Lalu saat sudah tumbuh gigi, perhatian orangtua perlu dipusatkan pada sikat dan pasta gigi.
“Saat sudah tumbuh gigi, cari sikat gigi dengan brush kecil dan halus. Untuk bentuk, tentukan bentuk sikat gigi yang dirasa bisa bersih saat membersihkan gigi anak. Itu bisa beda buat setiap orang ya, jadi explore yourself,” jelas Febrianti.